Ada Aturan Ini, Impor Hortikultura ke RI Makin Ketat

Michael Agustinus - detikFinance

Jakarta -

‎‎Kementerian Pertanian (Kementan) baru-baru ini mengeluarkan regulasi baru untuk memperketat standarisasi hortikultura impor yang masuk ke Indonesia, yaitu Peraturan Menteri Pertanian Nomor 4 Tahun 2015 (Permentan 4/2015). 

Permentan 4/2015 mewajibkan setiap produk hortikultura impor yang masuk ke Indonesia untuk diperiksa lebih dulu di laboraturium yang telah diaudit oleh Badan Karantina Kementerian Pertanian Indonesia. Laboraturim di negara asal hortikultura harus lulus audit Badan Karantina.

Bila laboraturium di negara asal produk hortikultura tidak memenuhi syarat yang ditetapkan Badan Karantina, maka negara tersebut tak bisa mengekspor produk hortikulturanya ke Indonesia. Aturan ini akan resmi diberlakukan pada 17 Februari 2016.
 

"Kita mulai melaksanakan Permentan 4/2015 tentang pemberlakuan registrasi laboraturium di negara asal atau negara pengekspor produk hortikultura, pangan segar asal tumbuhan, ke Indonesia. Mulai 2016, negara yang lab-nya tidak lulus audit dari Indonesia tidak bisa ekspor ke Indonesia. Ini berlaku 17 Februari 2016," papar Kepala Badan Karantina, Banun Harpini, dalam konferensi pers di Kementan, Jakarta, Rabu (30/12/2015).

Untuk mendapatkan akses masuk ke Indonesia, negara pengekspor hortikultura harus mendaftarkan diri agar laboratoriumya diaudit oleh Indonesia. ‎Sampai saat ini sudah 11 negara yang mendaftarkan diri, antara lain Belanda, Prancis, China, Thailand, Brasil, Filipina, Mesir, Afrika Selatan, Rusia, Jepang.

Dia menegaskan bahwa Indonesia telah menyosialisasikan aturan ini sejak sekarang. Setiap negara yang mengekspor hortikultura ke Indonesia sudah diberi masa transisi selama 1 tahun. Karena itu, tidak akan ada dispensasi lagi ketika aturan ini diterapkan pada 17 Februari 2016, negara lain tak boleh protes.‎ 

"Ada masa transisi 1 tahun, kita sudah posting ke mereka, kalau ada negara yang tidak setuju, harusnya protes sejak lama," tutupnya.

(hns/hns)

 

Facebook Twitter WhatsApp LINE Addthis